Pengertian Nama Domain Sunrise

Pengertian Nama Domain Sunrise

Pengertian Nama Domain Sunrise

Pengertian nama domain sunrise bukan berarti bahwa anda akan membeli domain dengan ekstensi “.sunrise”. Tetapi pengertian nama domain sunrise adalah sebuah periode dimana pemilik trademark diperbolehkan untuk mendaftar domain yang sama dengan trademark milik mereka. Lanjutkan membaca Pengertian Nama Domain Sunrise

Cara Transfer Nama Domain

Apa itu Transfer Nama Domain?

Sebelum mulai masuk ke langkah-langkah cara transfer nama domain, anda perlu mengetahui apa itu transfer nama domain. Secara simpel, transfer nama domain berarti memindahkan tempat pendaftaran domain (registrar) yang lama, ke tempat pendaftaran domain baru. Dengan tetap mempertahankan nama domain. Lanjutkan membaca Cara Transfer Nama Domain

Cara Daftar Domain ID

Cara Daftar Domain ID

Perbedaan antara nama domain umum dengan nama domain Indonesia (.id) secara sederhana hanya berada pada ekstensi nya saja. Yang satu untuk domain umum / internasional (.com), dan satu lagi lebih dikhususkan untuk digunakan oleh negara Indonesia saja. Inilah diantaranya cara daftar domain ID anda di www.webhostingallinone.com : Lanjutkan membaca Cara Daftar Domain ID

Cara Beli Domain Di WebHostingAllinOne

Cara Beli Domain

Domain atau Nama Domain adalah pengganti alamat IP supaya lebih mudah diingat oleh pengguna internet. Dan berikut ini adalah langkah demi langkah cara beli domain di WebHostingAllinOne.com :

1. Tulis Nama Domain yang diinginkan

masukan nama domain anda di kotak pencari kemudian klik tombol Cari
Halaman pertama WebHostingAllinOne, yang digunakan untuk mencari hal yang diinginkan mengenai Domain, Website, Web Hosting dll.

Ketik nama domain yang anda ingin daftarkan, kemudian klik tombol cari.

2. Hasil Ketersediaan Nama Domain

Langkah kedua untuk cara beli domain, bila nama domain tidak tersedia, cari nama domain baru atau pilih domain alternatif
Langkah yang harus anda lakukan apabila nama domain yang anda ingin daftarkan tidak tersedia.

Jika nama domain yang anda ketik tidak tersedia makan akan muncul pesan “tidak tersedia”. Bila hal ini terjadi, anda memiliki 2 pilihan yaitu :

  1. Memasukan nama domain baru hingga muncul pesan “tersedia”
  2. Atau melihat pilihan domain lain yang ditentukan oleh sistem dengan men scroll ke bawah halaman.

3. Nama Domain Tersedia

Bila nama domain tersedia, klik tombol pilih untuk memulai proses CheckOut
Apabila nama domain tersedia, anda tingggal mengklik tombol “pilih” untuk masuk proses CheckOut.

Klik tombol pilih apabila nama domain yang anda ingin daftarkan tersedia dan belum dimiliki oleh orang lain.

4. Proses CheckOut

Setelah nama domain yang ada ingin daftarkan tersedia, klik tombol CheckOut untuk memasuki langkah-langkah sebelum proses pembayaran.
Klik tombol CheckOut apabila nama domain anda telah tersedia.

Klik tombol CheckOut untuk meneruskan proses.

5. Addon Produk

klik tidak terima kasih apabila tidak ingin membeli addon produk
Klik tidak terima kasih apabila anda hanya ingin membeli nama domain tanpa addon produk.

Pilih tidak terimakasih bila anda hanya ingin membeli nama domain saja tanpa membeli addon produk.

6. LogIn atau Membuat Akun Baru

Login atau buat akun baru apabila anda belum mempunyai akun yang bisa digunakan.
Masuk / Login ke WebHostingAllinOne untuk masuk proses pembayaran. Buat akun baru apabila anda belum mempunyai akun yang bisa digunakan.

Untuk memulai proses pembayaran anda perlu untuk login ke WebHostingAllinOne. Apabila anda belum mempunyai akun untuk digunakan, anda bisa membuat akun baru dengan mudah dan cepat.

7. Membuat Akun Baru (optional)

Isilah data yang telah ditentukan untuk membuat akun baru.
Anda hanya perlu mengisi data yang telah ditentukan untuk membuat akun baru.

Apabila anda belum mempunyai akun dan ingin membuat akun di WebHostingAllinOne, maka anda bisa membuatnya di halaman ini. Anda hanya perlu mengisi semua data yang telah ditentukan.

Setelah anda membuat akun, anda akan diarahkan ke halaman nomor rekening dan silahkan lakukan pembayaran.

Apa itu Domain Hijacking

Pengertian Hijacking

Contoh alur tentang apa itu Domain Hijacking
Alur seorang hijacker yang mencoba untuk membajak sebuah domain. Image By www.zdnet.com

Pertama – tama sebelum kita sampai kepada pembahasan mengenai apa itu domain hijacking, mari kita pahami pengertian dari Hijacking itu sendiri.

Hijacking (dalam bahasa sederhana pembajakan) termasuk kepada salah satu jenis cybercrime. Cara kerjanya adalah sang hijacker akan melakukan pembajakan pada hasil karya orang lain yang biasanya dilakukan dengan meniru cookies user. Yang memungkinkan sang hijacker untuk mengendalikan aktifitas user tersebut.

Apa Itu Domain Hijacking

Setelah memahami tentang Hijacking, mari kita masuk kepada pembahsan mengenai apa itu domain hijacking. Pembajakan domain atau domain hijacking adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk merubah bahkan merusak data nama domain sang pendaftar aslinya.

Tentu saja hal ini merupakan hal yang sangat – sangat merugikan kepada pemilik nama domain. Terlebih lagi apabila domain miliknya sudah menghasilkan keuntungan yang besar.

Seringkali para pembajak (hijacker) domain menggunakan nama domain yang telah dibajak itu untuk kegiatan ilegal, seperti phising. Isi web dari domain tersebut diganti menjadi web serupa yang identik, kemudian setelah itu ia akan mencatat informasi seperti kunci password, data kartu kredit dll.

Cara yang mungkin sudah dianggap lumrah oleh para hijacker ketika membajak sebuah domain, yaitu :

  1. Membobol (hack) login control panel domain sang pengguna
  2. Membobol (hack) login email yang digunakan sang pengguna untuk mendaftarkan domainnya. Kemudian sang hijacker akan me-reset password untuk masuk login di control panel domain.
  3. Pemanfaatan kadaluarsa domain, yaitu dengan cara mendaftar ulangkan nama domain.

Kini ISP biasanya memberikan tenggat waktu cukup lama mengenai kadaluarsa domain yang dinamakan Redemption Grace Period. Hal yang biasa terjadi adalah 2 ini :

  1. Masa delete, ketika sang pemilik nama domain sudah tidak membutuhkan nama domain tersebut. Atau tidak mampu untuk lanjut membayar perpanjangan nama domain tersebut.
  2. Masa restore, yaitu me restore atau mengembalikan kembali domain kepada sang pemilik dikarenakan sang pemilik masih membutuhkan dan mampu membayar perpanjangan nama domain.

Cara Pencegahan Domain Hijacking

Ada beberapa langkah yang pemilik nama domain bisa ambil untuk mengurangi kecenderungan nama domainnya terkena domain hijacking. Berikut di antaranya :

  • Gunakan password email yang kuat, acak dan bila perlu gantilah password secara rutin.
  • Seringlah chek peringatan “unusual activity” jika disediakan oleh pelayanan email anda.
  • Gunakan 2 langkah verifikasi (two-step/two-factor) jika memungkinkan.
  • Daftarkan nama domain anda melalui registrar (penyedia domain) yang menyediakan registrar lock, theft protection dan privacy protection terhadap nama domain anda. Contohnya ke www.webhostingallinone.com

Itulah pengertian Domain Hijacking, jadi sangat disarankan bagi para pemilik domain menjaga kerahasiaan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh penyedia domain untuk mengamankan nama domain yang telah dimiliki.

Jenis Jenis Nama Domain

Jenis jenis Nama Domain

jenis jenis nama domain
Jenis Jenis Nama Domain Terpopuler Di WebHostingAllinOne

Melanjutkan pembahasan sebelumya tentang nama domain, pengertian DNS dan mengapa anda perlu nama domain anda sendiri. Mari kita lanjut kepada pembahasan selanjutnya yaitu tentang jenis jenis nama domain beserta contohnya.

Secara umumnya, domain terbagi menjadi 2 macam/jenis, yaitu:

  1. gTLDs / Generic Domains yang biasa disebut juga dengan Top Level Domain. gTLDs berada langsung di root (dibelakang titik suatu nama domain) dan tidak didasarkan atas wilayah negara sehingga siapapun bisa mendaftar untuk nama domain tersebut.
  2. ccTLDs / Country-Specific Domains yang biasa disebut juga dengan Second Level Domain (SLD) yaitu domain yang berada dibawah Top Level Domain. Sebagai contohnya, apabila Top Level Domain nya .com maka SLD nya .co.id , .co.jp, .com.au dll.

Contoh Domain gTLDs / Top Level Domain

  • .com : digunakan dalam keperluan komersial (contohnya milik www.webhostingallinone.com)
  • .biz : digunakan dalam keperluan berbisnis
  • .edu : digunakan dalam keperluan pendidikan
  • .org : digunakan dalam keperluan organisasi
  • .net : digunakan dalam kerperluan internet
  • .pro : digunakan dalam keperluan professional
  • .tv : digunakan dalam keperluan media TV
  • .info : digunakan dalam keperluan informasi
  • .name : digunakan dalam keperluan web pribadi

selain dari Top Level Domain  diatas, sampai ini beberapa domain telah dikembangkan menjadi sebuah sponsor, seperti dibawah ini :

  • .gov = digunakan dalam keperluan pemerintahan
  • .travel = digunakan dalam keperluan travel
  • .aero = digunakan dalam keperluan penerbangan
  • .mil = digunakan dalam keperluan militer

Contoh nama domain ccTLDs / Second Level Domain

Negara :

  • .id = domain Indonesia
  • .us = domain Amerika Serikat
  • .uk = domain milik inggris
  • .sg = domain milik Singapura
  • .au = domain milik Australia
  • .jp = domain milik Jepang
  • .sa = domain milik Saudi Arabia

Domain Indonesia

.co.id : domain milik organisasi komersial

.or.id : domain bagi organisasi

.net.id : domain milik perusahaan indonesia yang memegang izin untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi.

.sch.id : domain milik sekolah dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditentukan

.mil.id : domain ini digunakan untuk kegiatan kalangan militer dengan ketentuan dan kebijakan yang telah dilindungi.

Third Level Domain

Third level domain disini berarti nama domain yang anda berikan sebelum domain TLD dan SLD. Misalnya anda ingin membuat web untuk keperluan surat menyurat di email, anda bisa menambahkan webmail.webhostingallinone.com.

Contoh lainnya, ketika anda mengunjungi sebuah blogspot anda dapat melihat nama domainnya blog.webhostingallinone.com. Kebanyakan orang menyebut Third Level Domain  dengan sebutan subdomain.

Kenapa Perlu Nama Domain

Kenapa Perlu Nama Domain

gambar jenis domain

Alasan dasar tentang kenapa perlu nama domain akan and ketahui ketika anda mempunyai nama domain / server and sendiri. Anda akan mendapat keleluasaan untuk melakukan apapun dengan situs anda.

Artinya, situs anda tidak akan pernah dihapus secara sepihak oleh pihak ketiga(blogger.com atau wordpress.com). Perlu anda ketahui, belakangan ini blogger dan wordpress telihat secara aktif menghapus satu persatu blog. Dengan alasan spam, melanggar T.O.S atau bahkan yang terlalu agresif dalam melakukan SEO dalam blognya

5 Alasan Penting

Inilah beberapa alasan lainnya :

  1. Melambangkan Identitas : Seringkali nama domain telah dijadikan sebagai lambang identitas yang ada di dunia para blogger. Mari kita ambil WebHostingAllinOne sebagai contoh, coba tebak nama domain apa yang akan saya gunakan dan orang akan cari? tentu saja anda akan berfikir untuk menjumpai WebHostingAllinOne di website www.webhostingallinone.com. Karena nama domain itu melambangkan identitas WebHostingAllinOne.
  2. Peringkat Blog Kita Sendiri : Ketika kita memiliki nama domain sendiri, maka peringkat nama domain kita tidak akan dipengaruhi oleh peringkat penyedia subdomain. Contohnya Alexa memberlakukan hal seperti ini, yang memperhitungkan peringkat domain utama.
  3. Situs/Blog Akan Terlihat Lebih Professional : Situs kita akan jaduh lebih dipercaya jika situs itu tidak terlibat dengan Blogspot, WordPress atau subdomain yang lain. Jika sang host kita tidak memiliki reputasi yang sangat baik, maka stigma buruh pun akan melekat kepada blog kita. Jadi kita akan terlihat jauh lebih professional di mata pembaca, pengunjung atau kemungkinan calon pelanggan.
  4. Memudahkan Membangun Merek / Niche : Masalah utama dengan mempunyai hanya subdomain seperti blogger.com dan WordPress adalah terdapat identitas blogspot dan wordpress didalamnya. Sedangkan ketika kita memiliki nama domain kita sendiri akan membuat blog/situs kita terlihat lebih berbeda. Sehingga kita akan lebih mudah untuk membangun dan mengembangkan merek kita sendiri.
  5. Penting untuk SEO : tergantung kepada niche blog anda, karena nama domain juga cukup berpengaruh untuk SEO (Search Engine Optimization). Mari kita ambil contoh lagi, ketika pengguna internet meng-“google” kata kunci WebHostingAllinOne. Nama domain yang mana dibawah ini yang berada di rangking teratas? apakah www.webhostingallinone.com atau www.webhostingallinone.blogspot.com. Tentu saja www.webhostingallinone.com akan muncul di peringkat lebih atas dibanding yang menggunakan domain orang lain. Sehingga memungkinkan banyaknya trafik yang akan ada dapatkan karena ranking situs anda berata di tangga teratas searh engine.

Alasan Penting Lainnya

  • Bebas Hosting Dimana Pun
  • Ngeblog Menjadi Lebih Aman
  • Peluang Monetasi Blog lebih besar
  • Bisa Menjadi Alamat Seumur Hidup
  • Membangun Kredibilitas Pada Pengunjung Situs Kita

Apa itu DNS (Domain Name System)

Apa itu DNS (Domain Name System)

Apa itu DNS dalam domainApa itu DNS atau Domain Name System, Adalah suatu sistem yang menyimpan data domain (nama domain) dan hostname dalam sebuah jaringan.

Contoh persamaan yang sering digunakan untuk memahami apa itu DNS adalah sebagai berikut ini. Bayangkan bahwa DNS adalah sebuah resepsionis hotel dan anda hendak mencari kamar tempat teman anda menginap.

Tentu anda akan menanyakan nama teman anda (nama domain) kepada resepsionis hotel tersebut (DNS). Lalu sang resepsionis akan mencari data nama teman anda di database untuk mencari nomor kamar teman anda (Alamat IP).

Pahami Cara Kerja DNS dan Alamat IP

Mari kita ambil contoh www.webhostingallinone.com Mekanisme pembacaan nama domain itu dimulai dari kanan ke kiri, sedangkan mekanisme pembacaan alamat IP baru dari kiri ke kanan. Dalam contoh domain WebHostingAllinOne ini, langkah pertama yang akan DNS lakukan adalah memeriksa .com yang merupakan singkatan dari domain Commercial dan domain tingkat atas.

Kemudian DNS akan memeriksa bergerak kekiri dan membaca webhostingallinone yang merupakan sub-domain dari .com Sedangkan www adalah sub-domain ke webhostingallinone. Tanda titik(.) merupakan pemisah antara sub-domain dengan domain tersebut. Juga, nama domain yang lengkap hanya bisa sampai 253 karakter.

Apabila anda ingin mengunjungi situs web menggunakan alamat IP, maka mekanisme yang DNS gunakan adalah memeriksa dari kiri ke kanan. Mari ambil contoh alamat IP berikut 208.65.153.238, pertama-tama yang DNS lakukan adalah memeriksa dari yang paling kiri yaitu 208, kemudian 65, 153, 238. Sehingga dapat diketahui bahwa alamat IP tersebut merupakan alamat IP youtube.

Mekanisme pembacaaan alamat IP itu seperti pohon hirarki. Dengan hirarki paling atas, 208 merupakan domain utama, kemudian 65, 153 dan 238 merupakan sub-domain ke 208. Juga, 208 merupakan nomor yang mengacu kepada mesin hosting server dari situ Youtube.

Jadi, tanpa DNS untuk mengerti dan bisa membaca nama domain dan alamat IP maka seluruh data domain (nama domain), hostname, dan alamat IP akan tidak teratur dan hancur berantakan. Bahkan, bila tidak ada DNS anda akan sangat sulit untuk mencari WebHostingAllinOne atau bahkan google.com pun akan sulit untuk anda cari.

Kesimpulan sederhananya, Nama Domain adalah pengganti IP supaya mudah diingat dan DNS merupakan cara kerja proses penamaan tersebut.

Apa itu Nama Domain?

Apa Itu Nama Domain?

Apa itu nama domainPenjelasan Apa itu nama domain ~Nama Domain adalah string identifikasi yang mendefinisikan kewenangan atau kontrol administratif di Internet. Nama Domain dibentuk oleh aturan dan prosedur Domain Name System (DNS). Penamaan Domain digunakan dalam berbagai konteks jaringan dan penandaan khusus aplikasi dan tujuan pengalamatan.

Lanjutkan membaca Apa itu Nama Domain?